
Penugasan Jurnalistik
MUSIM HUJAN TAK PATAHKAN SEMANGAT PARA CALON ANGGOTA MUDA PALAFNE 2024
Pendidikan dasar (diksar) pencinta alam fakultas non gelar ekonomi (palafne) adalah sebuah kegiatan rutin setiap tahun yang diadakan sebagai syarat untuk menjadi anggota muda palafne. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari 2 malam, pada tanggal 13-15 Desember 2024 yang bertempat di Hutan Semilir, Pringombo, Natah, Ngimpar, Gunung Kidul.
Kegiatan diksar palafne diikuti oleh semua anggota palafne yang terdiri dari angkatan nawasena, angkatan abhipraya, serta alumni yang berkesempatan untuk hadir.
Salah satu alasan Hutan Semilir menjadi tempat untuk kegiatan diksar ini "Sebenarnya ada beberapa opsi tempat, namun Hutan Semilir ini merupakan rekomendasi dari mas bijak salah satu kakak tingkat di palafne. Singkatnya panitia sepakat untuk memilih tempat ini karena adanya area yang cocok untuk kegiatan ini," ujar kak Rara sebagai panitia.
"Suasana ditempat kegiatan sangat syahdu, karena hujan yang cukup deras sehingga udara menjadi lebih dingin dan sedikit mencekam," terang kak Deiss, sebagai salah satu panitia kegiatan.
"Dari jalannya acara panitia telah menyiapkan yang baik walaupun ada suasana yang tidak diprediksi, namun karena hujan tersebut kita jadi mendapatkan pembelajaran untuk bertahan hidup" ucap ikmal sebagai peserta diksar palafne.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, suasana yang ada di lokasi kegiatan cukup syahdu dan dingin namun tidak mematahkan semangat para peserta dan paniti
Penugasan Jurnalistik
-
Diksar adalah singkatan dari diklat dasar mahasiswa pecinta alam. Diklat dasar adalah program pelatihan dasar yang diberikan kepada anggota baru organisasi pecinta alam atau mapala.
Menurut ketua pelaksana diksar , kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk menambah anggota palafne angkatan 2024 dan juga sebagai langkah awal untuk palafne kembali ke masa jaya nya setelah beberapa lama vakum. Serta melatih calon anggota palafne untuk bisa hidup di alam bebas dan bisa bertahan hidup serta memanajemen perjalanan.
Tantangan terbesar dalam kegiatan diksar ini adalah cuaca (karena setiap tahun cuaca tidak menentu) serta jumlah panitia lebih sedikit daripada peserta.
perbedaan pendidikan dasar mapala sama kegiatan pendidikan dasar pada umumnya adalah komunitas lainnya itu diksar dilakukan untuk membentuk kader kader yang diperlukan untuk tahun tahun berikutnya. Sedangkan mapala berbeda karena ilmunya tidak ditemukan dihal hal lain.
Kegiatan ini diikuti oleh alumni, panitia, dan peserta diksar.
Seluruh materi yang sudah diberikan diterapkan langsung di lapangan kecuali peta dan kompas, karena terhalangnya medan dan tempat. Banyak materi yang belum tersampaikan karena masih menunggu kegiatan selanjutnya, karena di diksar ini fokus pada gunung dan hutan.
SB : Andika Zaenuar - Ketua Diksar Palafne 2024
kesimpulannya kegiatan diksar ini wajib diikut oleh calon anggota muda palafne dengan tujuan melatih para calon anggota palfne untuk bisa menerapkan ilmu-ilmu dasar yang dilakukan ketika sedang di alam dan kegiatan ini di lakukan serta di pantau oleh ahlinya sehingga para peserta dapat menerapkan ilmu tersebut dengan benar.
Contact
I'm always looking for new and exciting opportunities. Let's connect.
- Togor (Nawasena 2023)